Menu

Search Engine

Tampilkan postingan dengan label UNCATEGORI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label UNCATEGORI. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 Mei 2012

Street Fashion|Style|~Trend Orang Jepang

    Beberapa|Kebanyakan Orang Jepang bukanlah Orang aneh dalam berMakeUp maupun BerBusana,


     Memang Karena sejak Nenek Moyang, Bangsa Jepang ialah Warga yang berBudaya Apresiasif dalam semua Aspek Kehidupan, mereka-reka juga Atraktif dan Inovatif meluapkan sesuatu sesuai jiwa dan typikal/karakter Pribadi masing-masing.

Maka jangan Heran kalo beberapa kita Ngliatnya Aneh/Gila ataw apalah~


#Yup, Itulah Mereka, "STYLE Is Soul Of LIFE"

Tapi bagi ADMIN sendiri..(°▽^)♉ . .MEREKA adalah orang KEREN!!!
HAhahahaha~:3


Ok, back to The Topic :D
    Kalo ngomongin fashion dari Jepang ingetnya pasti HARAJUKU. Nah, di Jepang Sana Rupanya ada banyak style yang nggak kalah RAMEnya yang jadi Trend: seperti LOLITA, COSPLAY, KO-GAL, GANGURO, BOUSOUZOKU, Elegant Gothic Aristrocrat dan masih banyak lagi sebenernya,
but, Tapi Yang Lain Nyusul aja^^


Okey Deh, Langsung aja kita bahas:

1. LOLITA
      ’Lolita Fashion’ merupakan dari perpaduan Gothic & Lolita yang sebagian besar terinspirasi gaya berpakaian Victorian. Jenis Lolita pun ada beberapa macam gaya, ada:
>>The Sweet Lolita (this is most popular in Japan and is the original lolita style),

>>The Gothic Lolita (aka loligoth),

>>The Aristocrat/EGL (Elegant Gothic Lolita),

>>The Gurololita, yang penampilannya seperti broken dolls, wearing slings, bandages, eyepatches, plasters and other medical accessories.

>>Ada juga The Oriental/Qi-Lolita, yang bisa dikenali dengan memakai pakaian tradisional Jepang, seperti Kimono, obi belt, atau Chinese brocade dresses.

>>Sampai The Punk/Alt Lolita, yang memadukan penampilannya dengan aksesoris punk! Lolita has made this into a unique fashion by adding gothic and original design elements to the look. Semua style Lolita memang hanya untuk cewek.

      Jadi kebayang dong serunya cewek-cewek Jepang yang menjadi sailor, princess (Hime-Lolita), a fairytale character, dan masih banyak lagi =)


2. COSPLAY


       Cosplay dalam bahasa Inggris berasal dari kata COSTUME dan play, dan mereka berdandan berdasarkan tokoh/karakter dalam manga, anime, tokusatsu, game video, pertunjukkan action Jepang di televisi, film-film fantasi, ataupun band-band pop Jepang.

Serunya lagi, muda-mudi Jepang sering mamerin kostum mereka, di acara gathering yang sering diadain di amusement parks, nightclubs, on the street, sampai di acara party khusus untuk cosplay mania.


3. K0-GAL
How would you like to be a Kogal? A Kogal looks like the typical Californian surfer babe in miniskirts and bikini tops. And Kogals fashion are perhaps the closest thing to the word “normal” in Japanese fashion sense.

    Mau liat gimana cara Kogal berdandan? Yup, mereka biasanya terlihat menggunakan sepatu hak tinggi-tebal, rok pendek, make up tebal, rambut berwarna (biasanya pirang atau coklat), kulit kecoklatan (akibat berjemur di bawah terik sinar matahari), dan berbagai macam aksesoris dari desainer.

       Kadang Kogal juga suka mengenakan seragam sekolah, rok pendek, dramatic make-up, suka make kaus kaki longgar (baggy socks) yang tingginya selutut, dan juga selalu update dengan American fashion brands.
      Para Kogal biasanya juga update banget dengan hal music, fashion and Japan's ever-growing mobile technology. Oya, kalo pernah baca komik jepang “Gals”, kamu pasti tau dong gimana gaya hidup “Ran and the gank” yang seru banget! Oya satu lagi, biasanya para Kogal itu seneng banget berjemur mencoklatkan kulit, accessorise with bling blings, dan beredar di Shibuya.

4. GANGURO

    Kalo style yang satu ini gampang banget ngenalinnya. Penampilan Ganguro bisa langsung terdeteksi dengan dandanan rambut yang dicat warna putih, pirang, coklat gelap/warna coklat yang sangat pucat, dan dilengkapi jepit rambut berbentuk bunga sepatu.

    Selain itu, untuk make up cukup ekstrim! Para Ganguro seneng banget mengaplikasikan make up tebal berwarna cerah, fake eyelashes, eyeliner hitam dan putih.
      Untuk outfit, kalangan para Ganguro menciri khas kan dengan summer dresses, rok mini, platform shoes (sepatu hak tinggi-tebal; panjang sampai ke lutut), gelang-gelang besar dalam jumlah banyak, nggak lupa make bermacam cincin dan kalung. Fiuh, rame banget ya? Kalo kamu ke Jepang, kamu bisa ngeliat para Ganguro yang beredar di pusat fashion Shibuya dan Ikebukuro.

    Oh ya, cewek-cewek Ganguro biasanya ditemani sekelompok kecil orang, yang disebut dengan ‘Ganguro Gal’ untuk memamerkan hp mereka dengan tempelan berbagai stiker purikura (photo box). Waw, menabjubkan banget! Psst, kenapa Ganguro seneng banget tanning?


DAN, ternyata mereka ingin sekali mengikuti kulit-kulit cewek di North American, dan merefleksikan rambut para seleb dan model yang blonde. Ck, ck, ck.. No, we aren't in Hollywood, we're in Japan, and it's the Ganguro fashion.

5. BOUSOUZOKU
Bousouzoku is a Japanese subculture associated with motorcycle clubs and gangs.


       Bousouzoku pertama kali terlihat pada tahun 1950-an sebagai anak muda Jepang yang mulai mengenal produk-produk industri, seperti mobil dan sepeda motor.
       Bousouzoku emang dikenal sebagai motorcycle gangs, yang hobi banget memodifikasi motor. Aksesoris yang menjadi pelengkap pakaian Bousouzoku adalah kacamata hitam, ikat kepala ’hachimaki’ panjang dengan slogan-slogan perang, dan gaya rambut ’pompadour’ yang terlihat seperti penampilan rocker.


      Serunya, trend rambut ’pompadour’ ini diaplikasikan dengan gaya khas, yaitu rambut disisir ke arah belakang, dengan bagian depan rambut tetap diarahkan ke depan dan berbentuk ikal dengan sendirinya, hehe.. ’Punch perm’ juga dianggap sebagai gaya rambut Bousouzoku, bahkan masker untuk proses bedah pun juga menjadi aksesoris mereka. Saking uniknya gaya berpakaian   BOUSOUZOKU , mereka akhirnya dijadikan karikatur, sampai dijadikan tokoh pada anime, manga dan film.

NOte (+): Mereka juga suka Memodifikasi Motor/Mobil walo terlihat Gak Jelaz.. .lho :P
(tapi TETEP C0.0L)

Editor: 
Credit:>>>gogirlmagz<<<

Baca Selengkapnya. . .

Selasa, 24 April 2012

Creator|Pengarang ONE PIECE, Life is??

Kamu suka baca/Nonton Once Piece?

       Dari kapan kamu mulai baca One Piece? Kalau kamu tanya Eiichiro Oda, dia sudah mengarang dan menggambar One Piece sejak tahun 1997. Ya, pekerjaannya adalah membuat manga.

      Ketika dia diwawancarai oleh sebuah majalah di Tokyo, Eiichiro mengaku kalau dia tidak pernah libur. Tidak ada itu yang namanya hari libur. Bahkan, rata-rata dia hanya tidur selama 4 jam setiap harinya.

      Yup, manga One Piece memang tidak keluar dengan mudah. Bahkan bisa dibilang tidak banyak orang yang bisa melakukannya.

       Pada awalnya Eiichiro berencana untuk mengakhiri cerita bajak laut tersebut setelah 5 tahun beredar di pasaran. Tapi karena peminatnya terlanjur membengkak dan penjualan meningkat pesat, dia akhirnya menandatangani kontrak baru dengan penerbit Shueisha untuk melanjutkan petualangan Luffy dan kawan-kawan.


   Bayangkan, sudah 15 tahun One Piece hadir di tengah-tengah kita. Selama 15 tahun Eiichiro memeras keringat dan menahan rasa kantuk untuk memberikan yang terbaik untuk para penggemarnya.

Projek Masa Depan!!!

      Oda dinyatakan dalam sebuah wawancara bahwa ia ingin menciptakan sebuah manga robot setelah ia selesai One Piece. Kemudian, dia menyatakan bahwa setelah ia selesai One Piece, dia akan mengambil jalan yang sama seperti Toriyama lakukan dan membuat cerita pendek manga.


       Eichio Oda lahir pada 1 Januari 1975 di prefektur Kumamoto.
Saat kecil, Eiichiro Oda selalu berangan-angan sebagai bajak laut dan ingin menjadi mangaka.

         Pada umur 17 tahun, Eiichiro Oda mengirimkan karyanya berjudul Wanted dan memenangkan berbagai penghargaan. Pada umur 19 tahun, Eiichiro Oda menjadi asisten Nobuhiro Watsuki dalam pengerjaan Rurouni Kenshin. Bersamaan dengan itu pula, Eiichiro Oda menggambar Romance Dawn yang merupakan bab awal dari One Piece. Pada tahun 1997, One Piece terbit pertama kali di majalah Shonen Jump dan menjadi salah satu manga terpopuler di Jepang. Manga One Piece ini pun menjadi
Manga no 1 di Dunia.

Kisah CintaNya:
                  Chiaki Inaba ( 稲葉ちあき Inaba Chiaki  ) adalah istri Oda. Dia Seorang COSPLAYER "Nami" selama JUMP FESTA (Festival Anime & Manga Tahunan) pertunjukan pada tahun 2002. Ini adalah waktu yang selama ini mereka bertemu dan mulai berkencan. Mereka menikah pada tahun 2005, dan memiliki seorang putri pada tahun 2006.



Studio gambarnya Eiichiro Oda,
#MASTERnya One Piece.. .




"Saya ingin meninggalkan SESUATU yang LUAR BIASA kepada DUNIA untuk diingat jika saya meninggal di kemudian hari. Itulah yang membuat SAYA TERUS BERTAHAN,"

~Eiichiro Oda~
 (尾田栄一郎)


Baca Selengkapnya. . .

Rabu, 21 Maret 2012

Fuji TV Japan, Ridley Scott (Hollywood) bikin Movie "Japan in A Day"

Yang Sangat Dinanti akhirnya dibikin juga,, Yey :D
#Ridley Scoot/Fuji Tv~ Arigatou Gozaimasu.. .
           "Japan In Day"


Tokyo - Stasiun televisi Jepang, Fuji TV bekerjasama dengan sutradara dan produser film terkenal Hollywood Ridley Scott untuk merekam dan membuat film dokumenter tentang kehidupan sehari di Jepang. 

Terinspirasi dari proyek Kevin MacDonald yang bertajuk Life In A Day, proyek Fuji TV dan Ridley Scott ini akan diberi tajuk Japan in A Day yang didedikasikan kepada mereka yang kehilangan kehidupannya, orang-orang yang disayangi dan mereka yang menderita akibat dari bencana gempa bumi dan Tsunami di Jepang Maret tahun lalu.


  Diberitakan oleh Japan Today, pada Minggu (11/3) mendatang akan menjadi hari peringatan satu tahun dari kejadian tragis gempa bumi dan Tsunami di bagian timur Jepang yang menjadi sebuah hari yang tidak akan pernah dilupakan.
Dan pada hari tersebut, selama 24 jam pihak dari Ridley Scott dan perusahaannya Scott Free dan Fuji TV akan mengundang penonton untuk merekam realitas dan kehidupan mereka pada hari tersebut dan mengunggahnya melalui akun YouTube milik projek Japan In A Day. 

Dan nantinya hasil rekaman oleh penonton tersebut yang sudah diunggah akan dipilih oleh para juri yang terdiri dari sutradara dan produser film dan yang memberikan inspirasi terbaik dan video terbaik akan dimasukkan kedalam film yang nantinya memang akan dibuat sebuah film penuh untuk projek ini.

Dilansir melalui situs Fuji TV, mereka akan mendonasikan 200 buah kamera untuk daerah-daerah yang menderita kerusakan akibat bencana gempa tahun lalu. Dan rekaman video yang diambil oleh kamera-kamera tersebut akan dimasukkan kedalam seleksi video yang akan dipilih untuk menjadi bagian dari projek film Japan In A Day tersebut.

Berkaitan dengan projek ini, Ridley Scott memberikan pesan dan mengatakan, “ Format Life In A Day yang dirilis pada tahun 2010 ini dibuat untuk memberikan kesempatan kepada seluruh orang untuk menjadi bagian dari eksperimen global dalam dunia pembuatan film. Dengan merekam cerita, rahasia dan harapan serta keinginan, kami akhirnya bisa membuat sebuah film yang diambil dari jepretan kehidupan manusia di bumi." 

"Japan In A Day juga memberikan kita yang sama seperti Life In A Day tapi berbeda karena disini nanti akan menampilkan rekaman kehidupan sehari-hari, harapan, ketakutan dan mimpi dari masyarakat Jepang. Dan kami sangat bersemangat untuk melihat hasilnya dan berharap Fuji TV sukses membuat sebuah surat cinta kepada Jepang melalui sebuah film,” tambah Ridley Scott.


Emm langsung aja liat Trailer^^


All about it :)
Join @ http://www.facebook.com/JAPAN.IN.A.DAY?sk=wall
Baca Selengkapnya. . .

Kamis, 06 Oktober 2011

Tokusatsu (特撮) Perfilman Jepang


      Tokusatsu (特撮)  Satsuei
(atau Tokushu Gijutsu) adalah istilah dalam bahasa Jepang untuk special effects dan seringkali digunakan untuk menyebut film sci-fi/fantasi/horor live-action produksi Jepang.



Istilah "tokusatsu" merupakan kependekan dari istilah tokushu satsuei (特殊撮影), sebuah istilah bahasa Jepang yang bisa diterjemahkan sebagai "special photography" yang berarti menggunakan trik kamera untuk karya fotografi.

Biasanya, dalam sebuah film atau pertunjukan, orang yang bertanggung jawab untuk urusan spesial efek seringkali dipanggil dengan julukan tokushu gijutsu (特殊技術), yang berarti "special techniques" (Istilah ini dulu digunakan untuk menyebut "special effects"), atau tokusatsu kantoku (特撮監督).Dulu di Jepang, tokusatsu sangat populer.

Terutama dikalangan anak-anak. Tapi seiring berjalannya waktu, tokusatsu mulai ditinggalkan. Banyak kalangan menilai, tokusatsu merupakan film yang ditujukan kepada anak-anak. Selain itu, pamor tokusatsu kalah dari anime dan manga yang sekarang sudah sangat populer di seluruh dunia. Akan tetapi, hal itu tidak membuat para perusahaan pembuat tokusatsu menyerah.

Mereka mengubah jalan cerita dari tokusatsu itu menjadi lebih lucu dan menarik. Hal ini akan menggairahkan kembali tokusatsu yang sekarang sudah mulai padam.ada macam-macam jenid tokusatsu di jepang, dari semua itu tokusatsu dibagi mennjadi beberapa jenis yg terdiri dari:

~Kamen Rider Series,
Contoh:

Kamen Rider, Kamen Rider Black, Kamen Rider Den-O -Super Sentai series, contoh:Google V, Zyuranger, Dekaranger, Gekiranger -Ultraman series, contoh:Ultraman, Ultraman Tiga, Ultraman Nexus, Ultra Seven X -kaiju series, contoh:Godzilla, Gamera -Metal Heroes series, contoh:Gavan, Spielvan, Jiraiya -Seishin series, contoh:Chouseishin Gransazer, Genseishin Justirisers -Other heroes series, contoh:Garo, Lionmaru.

Eiji Tsuburaya


      Eiji Tsuburaya (1901-1970) adalah salah satu tokusatsu kantoku terkenal di Jepang, dan dia lah yang telah memproduksi dan memopulerkan karakter Godzilla and Ultraman.

Tsuburaya bukan artis FX pertama, tetapi beliau telah berhasil membuat pertunjukan spesial efek di Jepang menjadi sesuatu hal yang berbeda. Ketika memproduksi suatu film yang mempertunjukkan makhluk-makhluk raksasa (seperti monster, superheroe, alien, dsb.), Tsuburaya biasanya menggunakan teknik yang melibatkan maket miniatur yang canggih, dan untuk monsternya biasanya menggunakan stuntman dengan kostum monster (sekarang disebut "Suitmation") atau boneka yang bisa diatur gerakannya (Mothra, Dogora, etc.).

Walaupun sekarang sudah banyak spesial efek yang menggunakan efek digital, metode tokusatsu Tsuburaya tetap dipergunakan sampai sekarang, dan sudah menjadi tradisi tersendiri.

Suitmation

     Suitmation (スーツメーション) adalah istilah yang biasanya digunakan di jepang untuk menyebut spesial efek yang menggunakan stuntman berkostum monster.

Tidak ada yang tahu sejak kapan istilah itu digunakan,

Beberapa orang staff Toho sering menggunakan istilah itu untuk membedakan dengan teknik Dynamation (stop-motion) milik Ray Harryhausen. Istilah itu mulai banyak digunakan sejak film The Return of Godzilla.


Bahan Kostum

     Kostum monster Godzilla biasanya dibuat dari latex, dengan ditambah berbagai macam lapisan (terutama lapisan tahan api).

     Kostum tersebut dibuat cukup tebal sehingga si pemakai tidak akan terluka oleh pancaran api dari mulut Godzilla. Gigi Godzilla pada awalnya dibuat dari kayu, tapi belakangan mulai digantikan oleh bahan resin.

    Kostum tersebut memiliki lubang kecil di leher yang memungkinkan sang aktor untuk melihat keluar. Bagian kepala dari kostum terdiri dari komponen mekanis yang bisa dikendalikan dari jauh untuk menggerakkan mata dan mulut.


Memakai kostum Gozilla merupakan siksaan tersendiri bagi para aktornya, terutama pada zaman dahulu, ketika studio produksi masih sangat panas dan belum dilengkapi AC. Kebanyakan aktor hanya sanggup memakainya selama 3 menit.

Keadaan mulai berubah ketika studio Tsuburaya mulai menggunakan AC, dan sejak film Godzilla 2000: Millennium, sebuah selang oksigen diselipkan ke dalam kostum Godzilla melalui lubang kecil di bagian ekornya, selang tersebut langsung terhubung ke bagian leher kostum Godzilla, sehingga sang aktor pemakai bisa bernapas lega.

Tsutomu Kitagawa, salah satu aktor yang pernah memakai kostum Godzilla, pernah mengatakan "sangat tidak dianjurkan bagi penderita claustrophobia untuk berperan sebagai Godzilla."


         Sementara untuk kostum Ultraman biasanya menggunakan kostum ketat berbahan latex yang serupa dengan kostum yang digunakan oleh para penyelam.


Helm Ultraman pada awalnya juga dibuat dari latex, tetapi kemudian diganti dengan fiberglass. Seperangkat alat elektronis memungkinkan mata dan Colortimer untuk menyala dan berkedip.
Superhero dari Toei menggunakan bahan yang berbeda-beda untuk kostumnya, mulai dari bahan kulit, vinyl, sampai bahan kain. Sejak film Kagaku Sentai Dynaman, semua anggota Sentai memakai kostum spandex. Helm mereka dibuat dari fiberglass, dan memiliki alat pengait untuk membuka tutup helmnya.

Spesial Efek Lainnya


     Teknik spesial efek Jepang tidak selalu hanya menggunakan aktor berkostum. Bahkan film Godzilla yang pertama diproduksi di tahun 1954 menggunakan berbagai teknik yang cukup canggih pada waktu itu untuk menghasilkan spesial efek yang diperlukan.

Selain menggunakan Suitmation Godzilla, Eiji Tsuburaya juga menggunakan berbagai macam boneka untuk spesial efek, baik boneka tangan, maupun boneka animatronic, yang bisa mengeluarkan kabut asap untuk menciptakan ilusi seolah-olah Godzilla menyemburkan napas radio-aktif.

Tsuburaya bahkan pernah menggunakan teknik stop-motion untuk menggerakkan ekor Godzilla

Kabarnya Tsuburaya sebenarnya menginginkan teknik stop-motion untuk semua adegan di film Godzilla, tetapi pihak Toho menolaknya, karena teknik stop-motion terlalu mahal dan dianggap buang waktu; Studio film Jepang pada umumnya hanya memiliki budget yang rendah dan jadwal produksi yang sangat padat).


Film-film Godzilla terbaru mulai menggunakan berbagai macam efek yang berbeda untuk menggerakkan monster-monster tersebut. Pada tahun 60-an, mereka menggunakan boneka mekanik berukuran kecil yang direkam dari kejauhan.

Sejak tahun 80-an, mereka menggunakan teknik robotic animatronic supaya Godzilla bisa keliatan lebih idup dan realistik (di film The Return of Godzilla mereka menggunakan "Cybot Godzilla" setinggi 6 meter dan mereka menggunakan boneka miniatur Godzilla di film Godzilla Vs. Biollante).

Mereka juga menggunakan efek menyala pada sirip punggung Godzilla yang terbuat dari fibre reinforced plastic, dan bahkan di beberapa film terbarunya, mereka sudah mulai menggunakan CG untuk menciptakan efek tersebut.

Prinsip yang sama digunakan juga untuk film superhero lainnya; Beberapa superhero (seperti Kikaider dan Gavan) menggunakan komponen elektronik yang bisa menyala untuk keperluan close-up shot.

Penggunaan CGI di Tokusatsu
 (CGI: "pencitraan yang dihasilkan komputer")


    Supaya bisa bersaing dengan produksi Hollywood, film tokusatsu harus mulai menggunakan CGI. Film Heisei Gamera sudah menggunakan CGI sebagai spesial efek.

Dan film-film Godzilla terbaru juga sudah menggunakan teknik spesial efek CGI. Teknik ini memungkinkan Godzilla untuk berenang di dalam air seperti ikan paus.

 Sekarang sudah banyak film superhero yang menggunakan CG, mulai dari adegan Ultraman terbang di udara, adegan henshin Kamen Rider, hingga ke adegan robot raksasa di serial Sentai, semua sudah menerapkan CG.

Bahkan sejak zaman dulu, spesial efek CG sederhana sudah digunakan untuk beberapa efek optikal, misalnya efek tembakan laser, peluru kendali, dan efek ledakan.
Film tokusatsu lainnya yang sudah menggunakan CG antara lain Crossfire dan Casshern (remake dari serial anime tahun 1973 karya Tatsuo Yoshida).

Daftar perusahaan yang memproduksi Film Tokusatsu
Sesuai urutan abjad:

Daiei Motion Picture Company (大映株式会社) ( Kadokawa Pictures, Inc. (角川映画株式会社))
Nikkatsu Corporation (日活株式会社)
Nippon Gendai (日本現代企画)
P Productions (ピープロダクション)
Senkosha (宣弘社)
Shintoho Company Ltd. (新東宝株式会社)
Shochiku Company, Ltd. (松竹株式会社)
Toei Company, Ltd. (東映株式会社)
Toho Company, Ltd. (東宝株式会社)
Tsuburaya Productions (円谷プロダクション)

#Subgenre Tokusatsu Populer

Daikaijuu (大怪獣) (Makhluk Raksasa) misalnya:
Godzilla (1954)
Rodan (1956)
Varan (1958)
Mothra (1961)
Gamera (1965)
Gappa (1967)
Kaijin (怪人) (Mutant - bisa diartikan sebagai "Makhluk aneh") Misalnya:
The Rainbow Man (1949) (film fiksi ilmiah modern yang pertama di Jepang)
Tomei Ningen Arawaru (1949)
The Human Vapor (1960)
Secret of the Telegian (1960)
The Manster (1962)
Matango (1963)
Body Snatcher from Hell (1968)
Science Fiction Movies (SF映画) (beberapa di antaranya menampilkan adegan Daikaiju or kaijin)
The Mysterians (1957)
Battle in Outer Space (1959)
Atragon (1963)
Submersion of Japan (1973)
Crossfire (Pyrokinesis) (2000)
Fantasy Movies (ファンタジー映画) Misalnya:
The Three Treasures (1959)
Daimajin (1966)
The Magic Serpent (1966)
Onmyoji (2001)
Yokai Eiga (妖怪映画) (Film horor) Misalnya:
Kwaidan (1965)
Yokai Monsters (1968)

Serial Ultra (ウルトラマン) - Salah satu serial paling populer di Jepang, Misalnya:

Ultra Q (1966)
Ultraman (1966)
Ultra Seven (1967)
Ultraman Ace (1974)
Ultraman Tiga (1997)
Ultraman Dyna (1998)
Ultraman Gaia (2000)
Ultraman Cosmos (2001)
Ultraman Nexus (2005)
Ultraman Max (2006)
Ultraman Mebius (2007)
Kyodai Hero (巨大ヒーロー) (Superhero raksasa) dipopulerkan oleh Ultraman. Misalnya:
Ambassador Magma (1966) (The Space Giants)
Spectreman (1971)
Mirrorman (1971) Tsuburaya Productions
Iron King (1972)
Giant Robot (巨大ロボット) - Film yang bercerita mengenai superhero yang berwujud robot-robot raksasa. Misalnya:
Giant Robo (1967) (Johnny Sokko and His Flying Robot)
Jumborg Ace (1973)
Super Robot Red Baron (1973)
Super Robot Mach Baron (1974)
Daitetsujin 17 (1977)

Serial Kamen Rider (仮面ライダー) -
Salah satu serial paling populer di Jepang.


Kamen Rider (1971-1973)
Kamen Rider V3 (1973-1974)
Kamen Rider X (1974)
Kamen Rider Amazon (1974-1975)
Kamen Rider Stronger (1975-1976)
Kamen Rider (Skyrider) (1979-1980)
Kamen Rider Super-1 (1980-1981)
Kelahiran di ke-10! Bersama-sama seluruh dari Kamen Rider!! (1984)
Kamen Rider Black (1987-1988)
Kamen Rider Black RX (1988-1989)
Shin: Kamen Rider Prologue (1992)
Kamen Rider ZO (1993)
Kamen Rider J (1994)
Kamen Rider Kuuga (2000-2001)
Kamen Rider Agito (2001-2002)
Kamen Rider Ryuki (2002-2003)
Kamen Rider 555 (2003-2004)
Kamen Rider Blade (2004-2005)
Kamen Rider Hibiki (2005-2006)
Kamen Rider The First (2005)
Kamen Rider Kabuto (2006-2007)
Kamen Rider Den-O (2007-2008)
Kamen Rider Kiva (2008-2009)
Kamen Rider Decade (2009)
Kamen Rider Double (2009-2010)
Kamen Rider OOO (2010-2011)
Kamen Rider Fourze (2011-2012)

Henshin Hero (変身ヒーロー)
Genre ini dipopulerkan oleh Kamen Rider. Misalnya:


Henshin Ninja Arashi (1972)
Android Kikaider (1972)
Robot Detective (1973)
Inazuman (1973)
Inazuman Flash (1974)
Kaiketsu Zubat (1977)


        Sentai (戦隊) (bisa diterjemahkan sebagai Pasukan Khusus, terjemahan resmi bahasa Inggris untuk istilah "sentai" adalah "Task Force") - merupakan serial populer yang masih bisa dimasukkan ke genre Henshin Hero.

Yang membedakan adalah serial ini menampilkan satu team superhero yang biasanya terdiri dari lima orang atau lebih, seperti Kyoryu Sentai Zyuranger (1992).

 Serial ini juga dikenal sebagai "Super Sentai (スーパー戦隊)", istilah ini digunakan untuk menyebut serial Sentai yang menggunakan robot raksasa (sejak 1979).

Serial lainnya diantaranya adalah:

Himitsu Sentai Goranger (1975) Seri sentai pertama.
Battle Fever J (1979) Seri Super Sentai pertama.
Denshi Sentai Denziman (1980)
Dai Sentai Goggle V (1982) Seri sentai pertama yang beredar di Indonesia.
Kyouryuu Sentai Zyuranger (1992) Serial ini dipopulerkan oleh USA dengan judul Power Rangers dan berlanjut sampai serial Sentai yg terbaru

Metal Hero (メタルヒーロー)
- Merupakan serial superhero yang menggunakan armor metalik. Bisa dibagi menjadi 3 sub-categories:

"Uchuu Keiji"
"Cyborg Heroes"
"Rescue Heroes"

Serial Chouseishin (超星神シリーズ)
 - Serial produksi studio Toho untuk menyaingi kepopuleran serial Sentai dan serial Metal Heroes.

Chouseishin Gransazer (2003)
Genseishin Justiriser (2004)
Chousei Kantai Sazer X (2005)

Tokusatsu Superheroes (特撮ヒーロー)
(Serial superhero lain yang tidak termasuk dalam kategori di atas) Misalnya:
Super Giant (1957) (Starman)


Moonlight Mask (1958) Serial superhero Jepang pertama yang Diputar di TV


Planet Prince (1958) (Prince of Space)
7-Color Mask (1959) Serial superhero pertama yang diproduksi Toei
Akakage (1967)
Kaiketsu Lion-Maru (1972)
Rainbowman (1972)
Ryuusei Ningen Zone (1973)
Tetsujin Tiger Seven (1973)
Denjin Zaborger (1974)
Kaijuu Booska (1966)
Ganbare! Robocon (1974)

Tokusatsu Heroines (特撮ヒロイン)

 Tidak semua tokoh utama tokusatsu adalah laki-laki, ada beberapa judul tokusatsu dengan tokoh utama perempuan (superheroine). Beberapa dari serial ini adalah serial tokusatsu biasa seperti halnya serial tokusatsu lainnya, sementara beberapa lainnya hanya cocok untuk konsumsi dewasa.

Beberapa contoh serial superheroine antara lain:
Suki! Suki! Majo-Sensei (1971) dengan tokoh utama superheroine "Andro-Mask"
Sukeban Deka (judul aslinya adalah Sukeban Kei-ji スケバン刑事) (1985)
Rosetta: The Masked Angel (1998)
Jikuu Keisatsu Wecker D-02 (2002)
Pretty Guardian Sailor Moon 美少女戦士セーラームーン (2003)
Pembagian genre-genre tersebut di atas tidak mutlak.

    Ada beberapa film tokusatsu yang menggabungkan berbagai genre tersebut. Misalnya film Demon Heaven Ghost Hero (1988), bercerita mengenai superhero berteknologi tinggi yang memerangi hantu-hantu dari zaman kekaisaran Jepang.

Serial TV Ambassador Magma (1966) bisa dibilang mencampur-adukkan genre-genre tersebut di atas, karena menampilkan pasukan superhero raksasa berbaju metalik dan memiliki kemampuan untuk berubah wujud untuk melawan monster-monster raksasa dari ruang angkasa.

Bahkan film Godzilla vs Megalon (1973) tidak hanya menampilkan monster raksasa, tetapi juga menampilkan sosok superhero.

Baca Selengkapnya. . .

Rabu, 05 Oktober 2011

Sejarah INDONESIA Di Massa Penjajahan JEPANG (1942-1945)

     Back to grade school"SD",

~>Masih IngatKAH Mata Pelajaran IPS yang biasa disebut Ilmu Pengetahuan Sosial?,



   Yupz pada episode X"ni kita pada Bahasan Penjajahan, Belanda~tentuNya Bukan,
Kisah Ini Adalah di Massa Penjajahan Jepang atas Bumi Pertiwi,


Dengan Mengulik|Mengangat lagi ceritanya,
Maka sepatutnya kita harus tahu Sejarah, Mengenang, Hening, Bangga atas Jasa Para Pahlawan INDONESIA tanah Air,
Story:
Masa pendudukan Jepang di Indonesia dimulai pada tahun 1942 dan berakhir pada tanggal 17 Agustus 1945 seiring dengan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia oleh Soekarno dan M. Hatta atas nama bangsa Indonesia.


Pada Mei 1940, awal Perang Dunia II, Belanda diduduki oleh Nazi Jerman. Hindia-Belanda mengumumkan keadaan siaga dan di Juli mengalihkan ekspor untuk Jepang ke Amerika Serikat dan Britania. Negosiasi dengan Jepang yang bertujuan untuk mengamankan persediaan bahan bakar pesawat gagal di Juni 1941, dan Jepang memulai penaklukan Asia Tenggara di bulan Desember tahun itu. Di bulan yang sama, faksi dari Sumatra menerima bantuan Jepang untuk mengadakan revolusi terhadap pemerintahan Belanda. Pasukan Belanda yang terakhir dikalahkan Jepang pada Maret 1942.


Pada Juli 1942, Soekarno menerima tawaran Jepang untuk mengadakan kampanye publik dan membentuk pemerintahan yang juga dapat memberikan jawaban terhadap kebutuhan militer Jepang. Soekarno, Mohammad Hatta, dan para Kyai didekorasi oleh Kaisar Jepang pada tahun 1943. Tetapi, pengalaman dari penguasaan Jepang di Indonesia sangat bervariasi, tergantung di mana seseorang hidup dan status sosial orang tersebut.


Bagi yang tinggal di daerah yang dianggap penting dalam peperangan, mereka mengalami siksaan, terlibat perbudakan seks, penahanan sembarang dan hukuman mati, dan kejahatan perang lainnya. Orang Belanda dan campuran Indonesia-Belanda merupakan target sasaran dalam penguasaan Jepang. Jepang membentuk persiapan kemerdekaan yaitu BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) atau Dokuritsu Junbi Cosakai, dalam bahasa Jepang. Badan ini bertugas membentuk persiapan-persiapan pra-kemerdekaan dan membuat dasar negara dan digantikan oleh PPKI yg tugasnya menyiapkan kemerdekaan.


Latar belakang




Bulan Oktober 1941, Jenderal Hideki Tojo menggantikan Konoe sebagai Perdana Menteri Jepang. Sebenarnya, sampai akhir tahun 1940, pimpinan militer Jepang tidak menghendaki melawan beberapa negara sekaligus, namun sejak pertengahan tahun 1941 mereka melihat, bahwa Amerika Serikat, Inggris dan Belanda harus dihadapi sekaligus, apabila mereka ingin menguasai sumber daya alam di Asia Tenggara. Apalagi setelah Amerika melancarkan embargo minyak bumi, yang sangat mereka butuhkan, baik untuk industri di Jepang, maupun untuk keperluan perang.


Admiral Isoroku Yamamoto, Panglima Angkatan Laut Jepang, mengembangkan strategi perang yang sangat berani, yaitu mengerahkan seluruh kekuatan armadanya untuk dua operasi besar. Seluruh potensi Angkatan Laut Jepang mencakup 6 kapal induk (pengangkut pesawat tempur), 10 kapal perang, 18 kapal penjelajah berat, 20 kapal penjelajah ringan, 4 kapal pengangkut perlengkapan, 112 kapal perusak, 65 kapal selam serta 2.274 pesawat tempur. Kekuatan pertama, yaitu 6 kapal induk, 2 kapal perang, 11 kapal perusak serta lebih dari 1.400 pesawat tempur, tanggal 7 Desember 1941, akan menyerang secara mendadak basis Armada Pasifik Amerika Serikat di Pearl Harbor di kepulauan Hawaii. Sedangkan kekuatan kedua, sisa kekuatan Angkatan Laut yang mereka miliki, mendukung Angkatan Darat dalam Operasi Selatan, yaitu penyerangan atas Filipina dan Malaya/Singapura, yang akan dilanjutkan ke Jawa. Kekuatan yang dikerahkan ke Asia Tenggara adalah 11 Divisi Infantri yang didukung oleh 7 resimen tank serta 795 pesawat tempur. Seluruh operasi direncanakan selesai dalam 150 hari. Admiral Chuichi Nagumo memimpin armada yang ditugaskan menyerang Pearl Harbor.


Hari minggu pagi tanggal 7 Desember 1941, 360 pesawat terbang yang terdiri dari pembom pembawa torpedo serta sejumlah pesawat tempur diberangkatkan dalam dua gelombang. Pengeboman Pearl Harbor ini berhasil menenggelamkan dua kapal perang besar serta merusak 6 kapal perang lain. Selain itu pemboman Jepang tesebut juga menghancurkan 180 pesawat tempur Amerika. Lebih dari 2.330 serdadu Amerika tewas dan lebih dari 1.140 lainnya luka-luka. Namun tiga kapal induk Amerika selamat, karena pada saat itu tidak berada di Pearl Harbor. Tanggal 8 Desember 1941, Kongres Amerika Serikat menyatakan perang terhadap Jepang.


Perang Pasifik ini berpengaruh besar terhadap gerakan kemerdekaan negara-negara di Asia Timur, termasuk Indonesia. Tujuan Jepang menyerang dan menduduki Hndia-Belanda adalah untuk menguasai sumber-sumber alam, terutama minyak bumi, guna mendukung potensi perang Jepang serta mendukung industrinya. Jawa dirancang sebagai pusat penyediaan bagi seluruh operasi militer di Asia Tenggara, dan Sumatera sebagai sumber minyak utama.



Organisasi yang diprakarsai oleh Jepang:




Sosial Budaya,
Sistem Stratifikasi Sosial pada Zaman Jepang
Sistem stratifikasi sosial pada zaman Jepang menempatkan golongan bumiputera di atas golongan Eropa maupun golongan Timur Asing, kecuali Jepang. Hal ini disebabkan oleh Jepang ingin yang mengambil hati rakyat Indonesia untuk membantu mereka dalam perang Asia Timur Raya.


Sistem Stratifikasi Sosial pada Zaman Industri Modern
Saat ini, industrialisasi modern tentu membawa dampak yang jauh lebih luas daripada industrialisasi pada masa Kolonial Belanda. Di perkotaan, terdapat pergeseran struktur pekerjaan dan angkatan kerja. Misalnya, sekarang muncul jenis-jenis pekerjaan baru yang dahulu tidak ada, yaitu jasa konsultan, advokasi, dan lembaga bantuan hokum. Angkatan kerja juga mengalami pergeseran, terutama dalam hal gender. Dahulu, tenaga kerja sangat dimonopoli kaum laki-laki.


Namun saat ini, kaum perempuan telah berperan di segala bidang pekerjaan.
Berdasarkan hal tersebut, penentuan kelas sosial tidak lagi hanya ditentukan oleh aspek ekonomi semata, tetapi juga ditentukan oleh aspek lain, seperti faktor kelangkaan dan profesionalitas seseorang. Hal ini disebabkan oleh masyarakat industri yang memang sangat mengahrgai kreativitas yang mampu memberi nilai tambah dalam pekerjaa. Akibatnya, orang yang berpendidikan tinggi sangat dihargai oleh masyarakat industri. Sebaliknya, orang yang berpendidikan rendah ditempatkan pada strata bawah.


Dampak Negatif Pendudukan Jepang
Jepang juga membawa dampak negatif yang luar biasa antara lain:

1.Penghapusan semua organisasi politik

2.Romusha
3.Krisis ekonomi yang sangat parah : hal ini dikarenakan dengan disalurkannya uang pendudukan secara 4.besar-besaran sehingga menyebabkan terjadinya inflasi.
5.Akibat dari self sufficiency yang terputusnya hubungan antar daerah
6.Pembatasan pers sehingga tidak ada pers yang independen, semuanya dibawah pengawasan Jepang.
7.Terjadinya kekacauan situasi dan kondisi yang parah seperti perampokan, pemerkosaan dan lain-lain.
8.Pelarangan terhadap buku-buku berbahasa Belanda dan Inggris yang menyebabkan pendidikan yang lebih tinggi terasa mustahil.
9.Banyak guru-guru yang dipekerjakan sebagai pejabat-pejabat pada masa itu yang menyebabkan kemunduran standar pendidikan secara tajam.


Dampak Positif Pendudukan Jepang
Tidak banyak yang mengetahui tentang dampak positifnya Jepang menduduki Indonesia. Ada pun dampak positif yang dapat dihadirkan antara lain :


1.Diperbolehkannya bahasa Indonesia untuk menjadi bahasa komunikasi nasional dan menyebabkan bahasa Indonesia mengukuhkan diri sebagai bahasa nasional.
2.Dalam bidang ekonomi didirikannya kumyai yaitu koperasi yang bertujuan untuk kepentingan bersama.
3.Mendirikan sekolah-sekolah seperti SD 6 tahun, SMP 9 tahun, dan SLTA
4.Pembentukan strata masyarakat hingga tingkat paling bawah yaitu rukun tetangga (RT) atau Tonarigumi
5.Diperkenalkan suatu sistem baru bagi pertanian yaitu line system (sistem pengaturan bercocok tanam secara efisien) yang bertujuan untuk meningkatkan produksi pangan.
6.Dibentuknya BPUPKI dan PPKI untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia. Dari sini muncullah ide Pancasila.
7.Jepang dengan terprogram melatih dan mempersenjatai pemuda-pemuda Indonesia demi kepentingan Jepang pada awalnya, namun oleh pemuda hal ini dijadikan modal untuk berperang.
8.Dalam pendidikan dikenalkannya sistem Nipon sentris dan diperkenalkannya kegiatan upacara dalam sekolah.


Cerita lebih lanjut bisa Disimak :
http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Nusantara_(1942-1945)



Baca Selengkapnya. . .

Selasa, 23 Agustus 2011

Anak ~Anak Muslim di Jepang

      Artikel ini adalah artikel diterbitkan di majalah Jepang, Nikkei Kids. Beberapa mahasiswa asal Indonesia di Tokyo menerjemahkannya ke dalam bahasa Indonesia.


     Semoga memberikan wawasan dan inspirasi kepada kita yang beruntung bisa hidup di negeri Mayoritas Muslim, negeri yg heterogen, yg memahami toleransi.
——————-


Tahukah kamu,
Apa masalah kehidupan sehari-hari para anak Muslim baru di Jepang?


1. Saya berputar-putar mencari TK yang membolehkan anak saya tidak makan daging babi.

      Tiga setengah tahun lalu, Aga Mari-san, Muslim Jepang yang suaminya berasal dari Kenya, kebingungan mencari TK untuk anak perempuan pertamanya Aisya (sekarang 7tahun). yang saat itu berusia dua setengah tahun, Di dalam Islam, ada makanan-makanan tertentu yang tidak boleh dikonsumsi, seperti daging babi, sehingga bagi Muslim cukup sering mereka tidak bisa makan menu makan siang dari TK.

      Agar bisa makan sesuai ajaran agamanya, maka Mari-san berharap ada izin khusus agar anaknya bisa membawa bento dari rumah. Mari-san yang tinggal di prefektur Tochigi akhirnya mencoba menanyakan lima TK yang terdapat di lingkungan rumahnya, tapi hasil yang didapatkan hampir semua negatif: “Tidak bisa mengizinkan bila alasannya agama”, “Bila alasannya alergi diperbolehkan”.

Karena tak ada pilihan lain, Mari-san memutuskan untuk melupakan niatnya menjelaskan mengenai Islam dan memasukkan Aisya ke TK yang membolehkan alasan alergi itu,

( ketika suaminya, Muhammad-san dipindahkan oleh perusahaannya ke Tokyo).

Kembali, Mari-san harus mencari lagi dari nol.
Berbekal pengalaman dari Tochigi, Mari-san kemudian menahan diri tidak menyebut tentang Islam ketika mencoba ke TK-TK lain. Tapi setelah menetapkan hati, Mari-san memberi tahu ke kepala sekolah dari TK yang mereka incar bahwa mereka Muslim.

Gayung bersambut, justru kemudian kepala sekolahnya yang memulai mengizinkan mereka membawa bento dari rumah ketika masuk ke pembahasan aturan makan siang di TK. Juga kalau ada kegiatan di TK yang tidak bisa dihadiri karena alasan agama, sang kepala sekolah menawarkan, “Tolong jangan ragu menghubungi saya”. Setelah ditanya, ternyata sebelumnya juga pernah ada anak Muslim yang sekolah di TK tersebut.



Keterangan gambar: 

   Aga Aisya-chan, sedang membaca Qur’an di sebuah masjid di Tokyo. Meskipun di Jepang (dengan Muslim yang minoritas), banyak masjid yang punya kelas-kelas untuk anak-anak.






 Terhadap kehidupannya sekarang yang sudah tidak perlu bersusah payah untuk urusan agama, Mari-san berkomentar, “Saya pikir kehidupan saya yang sekarang diberkahi. Sungguh, perbedaannya bagaikan langit dan bumi”.

    Tidak hanya TK saja, tapi lingkungan sekitar dan teman-temannya pun sudah mulai bisa menerima. Dulu, bila Mari-san keluar dari rumah dengan scarf bisa menjadi bahan obrolan ibu-ibu sekitar, sehingga ia lebih sering menutup diri di rumah. Dibandingkan masa-masa itu, maka sekarang sudah jauh lebih baik,..Tuturnya.


Keterangan gambar : 

   Di sebuah SD di prefektur Saitama, Fayyaz Adiq-kun, asal Pakistan, menunjukkan isi bento-nya ke teman sekelasnya.










2. Teman-teman sekelas berkata: “Saya ingin berteman denganmu”.

  Apa yang paling terlihat beda dari Ooki Michiyo-san (12 tahun), seorang murid SMP di Yokohama, bagi orang-orang yang tidak mengenalnya? Mungkin pakaiannya, yang sangat “mencolok” dibandingkan yang lain. 

Sebagai seorang Muslim, Michiyo sudah memakai scarf sejak kelas 3 SD untuk pergi ke sekolah, ditambah tights hitam di bawah rok agar menutupi kakinya.

Tapi bagi temannya sejak kelas 2 SD, Yamamoto Misaki-san (12 tahun),~ Michiyo tidak ada bedanya dengan dirinya atau teman-temannya yang lain, dan tetap merupakan sahabatnya. Terkadang ia bahkan tidak merasakan adanya perbedaan sama sekali.


Keterangan gambar:

    Sejak SD, Ooki Michiyo-san sudah memakai scarf ke sekolah. Para orang tua menyebut kalau pihak sekolah akan memahami bila dijelaskan alasannya (gambar~atas). 

     
    Michiyo tergabung dalam klub voli. Ayahnya, Hirofumi-san, meminta pihak sekolah untuk tidak memberlakukan Michiyo secara spesial hanya karena dia Muslim (gambar~bawah).


Keterangan gambar:

     Pertemanan anak-anak dimulai dari saling mengerti satu sama lain. Di SD Kurono, diizinkan bagi siswa untuk menggunakan ruang kelas Amigo, bila ada yang meminta izin. 

     





       Walaupun keluarga yang meminta izin masih sedikit, tapi pihak sekolah sekarang mudah untuk mengizinkan karena banyak kelas yang kosong akibat rendahnya tingkat fertilitas di Jepang.

Kelihatannya saya sudah terbiasa". Pertama kali mungkin banyak sekali keraguan, tapi sekarang sih sama sekali tidak terasa. Sudah menjadi hal yang lazim,” ungkap Misaki.

     Tentu saja Michiyo menjelaskan tentang kegiatan ibadahnya dan alasan kenapa dia tidak makan makanan tertentu. Tapi perbedaan di antara mereka tidak menjadi halangan bagi persahabatan. Mereka tetap bercengkerama dengan teman-teman gengnya ketika jam istirahat sekolah, dan mereka juga bermain voli di klub voli.

     Walaupun begitu, persahabatan mereka tidak terbangun begitu saja secara alami. Michiyo, yang pindah sekolah dari Malaysia ketika kelas 2 SD, hampir tidak bisa bahasa Jepang ketika itu, sehingga sangat sulit untuk bisa berteman. Ibunya, orang Indonesia, berpikir bahwa mungkin saja teman-temannya menghindari Michiyo karena dia adalah Muslim.

   Tetapi sebelum libur musim panas, dari guru wali kelasnya, ibu Michiyo kemudian paham bahwa itu hanya salah sangka. Anak-anak di kelas bilang kalau mereka ingin bisa ngobrol dengan Michiyo-chan, ingin berteman,Lalu mereka menanyakan ke saya,
 

“Tapi kami tidak tahu bagaimana memulai obrolan". 
Bagaimana, Sensei?’
” Begitulah penjelasan sang wali kelas ke Hirofumi-san, ayahnya. “Tampaknya ada kesalahpahaman akibat prasangka satu sama lain,” (jelas sang ayah).

     Setelah Michiyo sudah bisa menghapal beberapa kosakata bahasa Jepang, dia kemudian percaya bahwa dia harus melakukan komunikasi yang proaktif ke teman-temannya. Karena untuk menghilangkan kesalah pahaman, memang harus dari diri kita sendiri yang melangkah maju…


(Jika Ingin Bisa, ambilah tindakan mendahului, malu disini urusan belakan, jikalau ingin bisa bersosialisasi, berbahasa jepang , dengan mempraktikannya dan pada hakekatnya orang jepang memahami, senang jikalau ada orang asing ingin berbahasa tersebut^^)




3. Menu makan siang, kolam renang, kekuatan doa, dan usaha pihak sekolah dan guru

     Di SD Kurono di Gifu, biasanya setelah selesai pelajaran renang, anak-anak, dengan dibalut handuk, akan keluar dari kolam renang dan kembali ke kelasnya. Tapi di antara mereka ada tiga anak yang justru pergi ke ruangan lain.

     Ada sebuah ruangan kelas yang dinamakan Amigo di sekolah tersebut, yang diperuntukkan khusus untuk anak-anak asing. Salah satu sudut ruangan tersebut dijadikan tempat ganti pakaian untuk anak Muslim.

     Dalam Islam, walaupun sesama laki-laki, adalah hal yang tidak baik untuk menunjukkan bagian tubuh antara pusar dan mata kaki. Dan untuk perempuan, jamak dipahami bahwa ada lebih banyak hal yang perlu diperhatikan. 

    Tidak cukup hanya dengan berganti pakaian di kamar locker guru perempuan, tapi mereka juga perlu menutup lengan dan kakinya dengan pakaian renang khusus. 

    Selain itu, untuk menjaga kehormatan perempuan, mereka juga harus menutup semua bagian tubuhnya kecuali tangan dan muka di depan laki-laki lain selain anggota keluarganya.


Keterangan gambar: 

     SD Kurono di Gifu menggunakan papan menu dengan label “豚” (babi) untuk menunjukkan bila ada makanan yang menggunakan daging babi, lard (minyak babi) atau bahan makanan lain yang berasal dari babi. 

   Bila diperhatikan, di karuta (permainan kartu untuk anak-anak) Islam banyak terdapat nilai-nilai yang mengandung perpaduan budaya Islam dan budaya Jepang.

Lanjut Cerita : 


       Yanagizawa-san, yang bertugas sebagai penanggung jawab pelajaran bagi anak-anak asing, tidak hanya melayani Muslim, tetapi juga merangkum hal-hal mengenai ajaran Islam serta kewajiban sebagai Muslim, lalu membagikannya ke rekan kerjanya. 

     Yanagizawa-san mendorong pihak guru untuk memahami Islam.
Menurutnya dalam bersinggungan dengan budaya lain, hal penting yang perlu dilakukan pertama kali adalah memahami.

     Hal-hal seperti ini bisa terjadi karena memang SD Kurono berada di dekat sebuah universitas, sehingga anak-anak dari mahasiswa asing banyak yang sekolah di sekolah tersebut. Ini membuat interaksi dengan anak-anak asing menjadi hal sehari-hari di SD Kurono. 

    Bila dalam kehidupan sehari-hari anak-anak memiliki pertanyaan mengenai kebiasaan atau cara berpikir, atau mengalami pergesekan budaya, hal ini dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk belajar, dan mengajarkan mengenai budaya. 

“Saya pikir anak-anak SD Kurono sangat beruntung dalam hal ini,” jelas Yanagizawa-san.

    Guru yang mengambil terobosan seperti Yanagizawa-san masih sedikit. Tetapi orang tua Muslim mulai merasakan perubahan di sekolah, yang sebelumnya memperlakukan semua anak dengan cara yang sama. 

     Misalnya, sekitar 4-5 tahun lalu ada yang melarang orang tua yang membawakan anaknya bento sebagai pengganti menu makan siang yang disediakan sekolah. 

    Tetapi sekarang sudah hampir tidak ada lagi yang melarang. Keluhan dalam membesarkan anak di Jepang mulai berkurang, meski sedikit demi sedikit.


4. Orang tua dan anak yang mencemaskan perbedaan dengan orang Jepang

     Meskipun orang-orang di sekeliling berusaha memahami, masih ada masalah yang sulit diselesaikan. Beberapa orang tua Muslim tidak dapat menerima beberapa hal di Jepang, dengan komentar seperti:

“tidak dapat menerima pelajaran berenang yang tidak memisahkan laki-laki dan perempuan”,
“tidak menyukai media atau jalanan yang dipenuhi dengan informasi berbau seksual”,
“tidak dapat mendidik agama anak dengan lingkungan seperti Jepang”. 

     Tak mengherankan, saat anaknya melanjutkan ke jenjang SMP, tidak sedikit orang tua yang tidak melanjutkan pendidikan anaknya di Jepang lalu mengirim anaknya ke sekolah di luar Jepang, seperti di negara asal orang tuanya.


      Di lain sisi, anak-anak mengalami konflik identitas. Afridi Masayo-san yang tinggal di Nagoya mengungkapkan kesulitan yang dialami putranya, 7 tahun, sebagai Muslim Jepang. “Biasanya kalau sedang di rumah kakek, kami makan makanan Jepang seperti biasa.

    Lalu, saat anak saya hendak mengambil makanan, saya otomatis mengingatkan, ‘Yang ini tidak boleh; yang ini juga tidak boleh’. Anak sulung saya kemudian berujar, ‘Kenapa saya bukan orang Jepang, Ibu?’ Melihat hal itu, Masayo-san menjadi khawatir, jangan-jangan di sekolah pun anaknya merisaukan perbedaannya dengan teman-temannya.


Keterangan gambar: 

    Memahami perbedaan budaya sungguh suatu kekayaan. Motohashi Salisa dari Ghana sedang berdoa sementara teman-teman anaknya bermain pakai topeng. 

   Barangkali bagi anak-anak yang sejak kecil sudah terbiasa dengan perbedaan, perbedaan adalah hal yang wajar.

 

Sambung :
 

    Qureshi Azuka-kun (17 tahun), juga dari SMA di Nagoya, bercita-cita ingin berkarir di bidang fashion di masa depan. Di hari libur, biasanya bersama teman-temannya dia berkeliling ke butik-butik mode. 

     Dia juga sangat memperhatikan penampilan—di pagi hari sebelum berangkat ke sekolah, selalu berdiri di depan cermin selama puluhan menit untuk menata rambutnya.

    Walaupun terlihat seperti umumnya anak SMA yang sangat peduli dengan penampilan, tapi alasannya berbuat demikian, menurutnya, adalah agar dia bisa diterima oleh teman-temannya. 

     Pada kenyataannya, hal ini bukan karena dia tidak terbiasa dengan keadaan sekeliling sehingga menjadi susah beradaptasi, ataupun selalu merasa berbeda dengan teman-temannya.

     Tapi contohnya, ketika dia sedang puasa seorang diri di saat teman-temannya makan siang, maka perbedaan tersebut walaupun tidak disengaja akan nampak. “Saat teman-teman saya bertanya kenapa tidak makan, ternyata memang tidak mudah (kondisi tersebut) buat saya” jelas Azuka.




5. Prasangka buruk kepada Muslim yang tidak kita sadari.

      Matsumoto Takaaki-san, guru ilmu sosial di sebuah SMA negeri, selama 3 tahun mengadakan survei mengenai Islam kepada murid-murid tahun pertama di 20 sekolah di daerah Tokyo dan Kanagawa.

     Hasilnya ternyata menunjukkan bahwa mayoritas memiliki opini negatif terhadap Islam, seperti “tidak fleksibel” dan “memiliki kebiasaan aneh”. Bahkan murid yang mengetahui lebih banyak tentang Islam justru menunjukkan kecenderungan opini negatif yang lebih besar. 

     Terhadap hal ini, Matsumoto-san berpendapat bahwa bisa jadi banyak mis informasi tentang Islam di masyarakat.

     Misalnya, walaupun puasa diwajibkan bagi Muslim, tapi ada pengecualian terhadap yang sedang hamil atau sakit (mereka tetap harus menggantinya setelah melahirkan atau sembuh). 

     Hal ini menunjukkan bahwa perintah agama bisa menjadi fleksibel menyesuaikan realitas kehidupan yang ada. Lalu, salah satu alasan melaksanakan puasa tersebut bagi Muslim adalah agar mereka bisa merasakan perasaan orang miskin. Sehingga memang sangat besar peluangnya orang memiliki prasangka buruk terhadap Islam sebelum mengetahui “wajah aslinya”.

       Untuk menghilangkan prasangka buruk, ada baiknya kita mencoba memulai dengan mencari titik temu antara Muslim dan kita. 

     Kalau kita lihat karuta (sejenis permainan kartu Jepang) Islam, yang didesain khusus untuk mengajarkan nilai keislaman ke anak-anak, pada kartu “ki” (き) akan kita jumpai pesan moral : “Kikimasen, iimasen, otomodachi no kageguchi wa” yang berarti “Kami tidak akan mendengarkan dan membicarakan gosip tentang teman”.

    Lalu di kartu “ke” (け) tertulis: “Kenka wo shitara sugu nakanaori. Minna nakayoshi. Islam no ko” yang berarti “Kalau berantem segera baikan. Kita semua teman. Kita anak Muslim.” Tidakkah ini berbeda jauh dengan kesan “tidak fleksibel” dan “memiliki kebiasaan aneh”?

Keterangan gambar : 

    Aga Mari-san, berbincang dengan teman-temannya di sebuah taman. Ada Muslim yang khawatir dengan interaksinya dengan tetangga, tapi ada juga yang beruntung mendapatkan teman-teman yang bisa mengerti 
(gambar kiri-atas). 

    Anak-anak Muslim sedang berenang dengan memakai pakaian renang yang menutupi kepala, lengan, serta kaki (gambar kanan-tengah)
 
     Sesaat sebelum berangkat kerja, Aga Muhammad-san, sang ayah, mengisi lembaran yang akan diserahkan Aisha-chan ke TK (gambar kanan-bawah).


6. Agar anak-anak dibiasakan dengan perbedaan budaya

    Mari kita menerima cara hidup anak-anak Muslim. Ini tidak hanya membawa kebaikan yang bermakna besar bagi anak-anak Muslim tapi juga bagi kita,

    Dan adalah ciri Orang Jepang, karena kemampuan memahami perbedaan budaya sudah dianggap sebagai salah satu keahlian untuk masa depan yang dibutuhkan di dunia kerja.

    Maruyama Hideki-san, peneliti senior di Institusi Nasional untuk kebijakan pendidikan, menjelaskan, “Kemampuan kita untuk beradaptasi di lingkungan yang heterogen akan diakui di era globalisasi ini”.

     Kaneyama Saho-san, yang masuk Islam sejak SMA, terlibat banyak di pendidikan anak-anak penyandang cacat. 
Pendapatnya, “Misalnya hal yang berbeda dari diri kita, atau hal yang berbeda dengan yang selama ini kita tahu—keanekaragaman itu pasti memiliki arti atau sebuah nilai, menurut saya. Bukankah itu termasuk sebuah anugerah? Saya pikir, hati yang bisa menerima perbedaan itu sendiri juga termasuk anugerah”.

ReEditor ~ Oleh:
A.Wahyu Ibnu Pratomo.
~22 AGUSTUS 2011

Artikel ini pertama kali diterbitkan di majalah Nikkei Kids Plus, edisi bulan pertama 2010, dengan judul
“日本で暮らすムスリムの子”

Link : 
 http://www2.dokidoki.ne.jp/islam/photo/10kids.htm
Penerjemahan dilakukan secara Bersaman oleh nama-nama di bawah ini


Semuanya mahasiswa ( Tokyo Institute of Technology):


* Adiyudha Sadono
* Reza Aryaditya
* Priangga Perdana Putra
* Aulia Averrous
* Isa Ansharullah

ありがとうございます :)

Baca Selengkapnya. . .